Ketika mendengar kata gurun, banyak yang akan mengingat sejumlah daerah di Afrika, Mongolia, dan juga Arab. Namun, gak banyak yang tahu, jika di Amerika Selatan juga merupakan daerah dengan banyak gurun. Salah satunya di Peru yang, di mana 10 persen dari negara ini merupakan area gurun. Peru menawarkan pesona gurun terbaiknya dengan desa oase yang memukau, yaitu Huacachina. Desa kecil ini berdiri mengitari oase yang luas di tengah gurun, lho.
-Berdirinya Huacachina
Huacachina berdiri sejak tahun 1960-an saat resort di bangun untuk kalangan atas hingga kini ada restoran dan hotel berarsitektur Spanyol.
-Kedudukan Desa
Desa yang dihuni lebih dari seribu orang ini terletak di kota Ica dan menjadikan pariwisata sebagai satu-satunya mata pencaharian.
Legenda Oase
Oase ditengah desa di percaya memiliki legenda tentang seorang putri Inca yang berubah menjadi putri duyung setelah bersembunyi di dalam Oase.
Kegiatan di Huacachina
Tak hanya sejarah dan legenda yang menarik, ada beragam kegiatan menantang yang bisa kamu rasakan di Huacachina.
Bersantai di Huacachina
Bagi yang ingin bersantai, kamu bisa naik perahu dayung di Oase, berkelilin desa, atau tur kr krbun anggur terdekat.
Desa Wisata
Dikenal sebagai Desa Wisata, Huacachina di pilih menjadi tempat favorit warga Lima untuk bersantai dari kesibukan kota besar di akhir pekan.
Hal Menakjubkan
Hal yang tak kalah menakjubkan adalah sunset yang bisa di nikmati dari atas bukit pasir dengan cara mendaki atau berkendara menggunakan Jeep.
Cuaca di Huacachina
Perlu di ingat, jika cuaca di Huacachina begitu panas. Jadi pengunjung di sarankan untuk menggunakan sunblock, kacamata, hingga membawa air mineral.
Bukit Pasir Terbesar
Menjadi area gurun dengan bukit pasir terbesar di Amerika Selatan, Huacachina bisa di tempuh selama 5 jam dari kota Lima dengan jalur darat.





































