Tak seperti Bali, Jakarta bukanlah kawasan wisata, sehingga sangat jarang melihat turis asing liburan ke sini. Meski demikian, banyak juga yang penasaran bagaimana Ibu Kota Indonesia ini. Berikut hal-hal yang dibenci bule saat traveling ke Jakarta:
-Para Turis Kebingungan
Sesampainya di bandara, para turis biasanya bingung, karena terlalu banyak yang menawarkan taxi, bahkan memaksa yang bikin ga nyaman.
-Memiliki Lalu Lintas Terburuk
Dimata para turis asing, Jakarta memiliki lalu lintas terburuk se-Asia yang ditunjukan melalui betapa macetnya kawasan ini sepanjang hari.
-Banyak Motor Ugal-Ugalan
Terlalu banyak motor ugal-ugalan sehingga membuat para turis ketakutan. Selain itu, mereka juga menyumbangkan kemacetan di Jakarta.
-Sedikit Tempat Penyebrangan
Tempat penyebrangan di Jakarta tidak banyak. Saat berjalan kaki, turis asing merasa kesulitan menyebrang di tengah sibuknya lalu lintas.
-Banyak Wisata Tutup
Banyak sekali wisata yang tutup pada hari senin, seperti Monas, Museum Bank Indonesia, dan Museum Bank Mandiri.
-Kecepatan Internet Kurang
Kecepatan internet di Jakarta kadang sangat melelahkan. Apalagi kalau mereka dikejar waktu saat mengerjakan sesuatu.
-Cuaca Yang Panas
Cuacanya sangat panas, aslinya sekitar 30-an derajat celsius, tetapi serasa 40 derajat celsius. Makin terasa saat jalan-jalan pada siang hari.
-Bukan Kota Ramah Pejalan Kaki
Menurut bule, Jakarta bukanlah kota yang ramah pejalan kaki. Dibuktikan dengan sedikitnya trotoar di berbagai kawasan.
-Kesulitan Mencari Sewa Motor
Para turis asing kesulitan mencari sepeda motor sewaan. Berbeda dengan Bali, kita bisa menjumpai sewa kendaraan diberbagai kawasan.





































